saya suka berkaca dalam bayang-bayang malam
dalam setiap gemuruh lagu yang menggema, karena agar bisa ku tuliskan beberapa kalimat berbaris
dimana terselipkan sebuah percobaan-percobaan, agar apabila di baca bisa sangat menggugah..
apa sekarang yang lagi di takutkan, pada malam-malam biasanya..??
...kemarin kau masih sempat berteman dengan malam...
bercinta pada kalimat-kalimat untuk sebuah keindahan metafora aksara...
selamat kusampaikan pada sayup angin di dekat pohon cemara pada beranda rumah ini..
'nampaknya kini sudah mulai tak segarang dulu lagi..'
ANGIN...!!
engkau berhembus kembali...
mungkin karena cemara ini semakin tinggi dan rimbun...
sehingga menahan hembusanmu yang biasa pada malam-malam biasa.
dan akhirnya kau tak jadi wujud kembali,
karena kau sudah merasa hampir habis....
ABOUT THE AUTHOR
Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 comments:
Post a Comment